Berita Bola: Berita Terkini
Powered by Blogger.
Latest Post
Showing posts with label Berita Terkini. Show all posts
Showing posts with label Berita Terkini. Show all posts

Karim Benzema Berambisi Jadi Pelatih Real Madrid Kelak

Written By Berita Harian > on Tuesday, 4 August 2020August 04, 2020

Berita Bola - Kelak bisa melatih Real Madrid merupakan impian yang menjadi kenyataan bagi Karim Benzema.
Karim Benzema Berambisi Jadi Pelatih Real Madrid Kelak
Striker Karim Benzema tak menampik peluang untuk menjadi pelatih di masa yang akan datang. Pemain internasional Prancis itu rupanya diam-diam menyimpan ambisi untuk melatih timnya, Real Madrid, ketika pensiun nanti.
Saat ini berusia 32 tahun dan masih terikat kontrak dengan Los Blancis hingga 2022, eks bintang Olympique Lyon itu mulai mempertimbangkan untuk merambah dunia manajerial ketika gantung sepatu kelak.

Ambisi Benzema cukup tinggi. Dia ingin seperti Zinedine Zidane, menjadi legenda kemudian diangkat sebagai pelatih di klubnya sendiri.

"Melatih Real Madrid? Kenapa tidak. Jelas ketika saya mengatakan 'kenapa tidak', ini adalah sebuah impian yang semua orang pasti menginginkannya," tegas Benzema.
 
Meski begitu, Benzema tidak terburu-buru merambah dunia manajerial ketika dirinya memutuskan pensiun. Dia masih akan memperhitungkan kembali potensi dan kemampuannya dalam mengelola sebuah tim.

Baca Juga :  Final Piala FA: Lampard Buka Suara soal Wasit Kontroversial Laga Arsenal Vs Chelsea

"Akan tetapi, saya ingin bermain sepakbola, setelah itu kita lihat saja apakah saya bisa menjadi pelatih dalam sebuah tim," tandas Benzema.

Pemilik nomor punggung 9 di Santiago Bernabeu itu menjalani kampanye musim 2019/20 dengan impresif setelah dia menjadi runner-up topskor La Liga Spanyol dengan mengemas 21 gol, cuma berselisih empat gol dengan Lionel Messi sebagai pemenang El Pichichi.

Perannya di Madrid juga tak tergantikan sepanjang musim ini, di mana dia mencatatkan 46 penampilan di berbagai kompetisi resmi dengan total mencatatkan 26 gol dan sepuluh assist.

Benzema jadi bagian integral dari keberhasilan Madrid merebut gelar juara La Liga periode 2019/20 dari genggaman sang rival abadi Barcelona. Di klasemen akhir, kedua tim menghuni posisi dua teratas dengan menyimpan gap lima poin.

“Dia [Benzema] menjalani musim yang luar biasa bersama Real [Madrid],” ucap presiden Federasi SEpakbola Prancis [FFF] Noel Le Graet kepada RMC Sport sesaat setelah Madrid juara La Liga musim ini.

“Saya sudah memberi selamat melalui [Zinedine] Zidane yang merupakan pelatihnya. Dia adalah salah satu pemain terbaik musim ini,” tutur pria yang menjadi presiden FFF sejak 2011 itu.

Sumber : Goal.com

Final Piala FA: Lampard Buka Suara soal Wasit Kontroversial Laga Arsenal Vs Chelsea

Written By Berita Harian > on Saturday, 1 August 2020August 01, 2020

Berita Bola - Manajer Chelsea, Frank Lampard mengecam keputusan wasit Taylor karena memberikan Mateo Kovacic kartu merah pada laga final Piala FA 2019/2020 kontra Arsenal di Stadion Wembley, Sabtu (1/8/2020).

Final Piala FA: Lampard Buka Suara soal Wasit Kontroversial Laga Arsenal Vs Chelsea

Final Piala FA: Lampard Buka Suara soal Wasit Kontroversial Laga Arsenal Vs Chelsea

Kovacic mendapat kartu kuning kedua setelah dianggap melanggar Granit Xhaka pada menit ke-73. 

“Saya tidak bisa menyalahkan upaya dia (Kovacic) untuk melakukan itu (pelanggaran), tapi itu tidak seharusnya menjadi kartu merah. Sekali lagi, kembali kepada kami, kami tidak melakukan cukup banyak untuk memenangkan final," katanya.

Lampard menegaskan, setelah kehilangan Kovacic, timnya semakin sulit mengejar. Chelsea akhirnya menyerah dengan skor 1-2.

"Setelah bermain dengan 10 orang, itu berpengaruh pada permainan kami," katanya.

"Kami seharusnya bisa, bila Christian Pulisic tidak mengalami gangguan hamstring, dia bisa mencetak gol. Tapi ada konspirasi yang melawan kami," kata legenda Chelsea itu.

Lampard juga mengakui Chelsea terlena setelah unggul 1-0.

"Kami mengendalikan permainan dan mencetak gol lebih dahulu. 10 atau 15 menit pertama kami mendominasi. Setelah itu, kami hanya bisa menyalahkan diri sendiri," kata Lampard di situs resmi Chelsea.

"Kami merasa puas diri, terlena. Kami terlalu lama menguasai bola dan  memainkan umpan pendek seperti tak maksimal. Kami membiarkan Arsenal berbalik menekan dan sejak saat itu menjadi sulit," imbuhnya.

Pada babak kedua, Lampard mengakui Chelsea bermain lebih baik. Namun, setelah kehilangan Mateo Kovacic, mereka semakin sulit mengejar.

Sumber: Bola.com
 
Copyright © 2013. Berita Bola - All Rights Reserved